The Stagnation of Weaving Artisans: Uncovering the Causes of Minimal Youth Involvement in Loyok

Authors

  • Hilmiyatun University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author
  • Baiq Gina Haqiqah University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author
  • Zainul Arifin University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author
  • Alia Ramadani University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author
  • Aldi Zuniardi University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author
  • Napiza Janhurrahmi University of Hamzanwadi, East Nusa Tenggara, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/4mdw6493

Keywords:

Keywords: Regeneration of craftsmen, bamboo weaving, creative economy, motivation of the younger generation, towards the sustainability of local culture.

Abstract

This study aims to analyse the factors causing the weakening of bamboo weaving artisan regeneration in Loyok Village, Sikur Subdistrict, East Lombok Regency, and its implications for the sustainability of the local culture-based creative economy. The study uses a qualitative approach with a descriptive type. Informants were selected purposively, including senior craftsmen, young craftsmen, young non-craftsmen, BUMDes administrators, and village officials. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, then analysed using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and tested for validity using trustworthiness criteria. The results showed that the weakening of artisan regeneration was influenced by several main factors, namely: shifts in socio-cultural values that made the artisan profession no longer prestigious; low motivation among the younger generation, who were more interested in modern jobs with a fixed salary; economic barriers in the form of unstable income, rising raw material prices, limited capital, and narrow market access; and institutional support that is not yet sustainable. On the other hand, technological innovation and digital marketing are beginning to open up new opportunities for young artisans, although they are still constrained by a digital skills gap. This study emphasises the need for a comprehensive strategy that integrates economic strengthening, design innovation, digital marketing, and strengthening the role of village institutions to support the regeneration of artisans in Loyok Village.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kartini, K., & Waridah, W. (2018). Implementasi pembelajaran tematik pada pendidikan anak usia dini. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 191–201.

Koa, J. V. A. A., & Mutia, K. D. L. (2021). Pengaruh Persepsi, Motivasi, Minat, Dan Pengetahuan Tentang Pajak Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Nusa Cendana Terhadap Pilihan Berkarir Di Bidang Perpajakan. Jurnal Akuntansi: Transparansi Dan Akuntabilitas, 9(2), 131–143.

Mardiana, M., Salma, A. J., Halimah, N., & Sarijannah, S. (2021). Eksistensi anyaman purun sebagai penopang perekonomian masyarakat di Desa Haur Gading. Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 57–80.

Novita, R., Khomarudin, A. N., Aulia, R., Jamaluddin, J., Yuditihwa, A., & Ayuri, A. (2023). Penerapan Algoritma K-Means dan Analisisnya untuk Menentukan Kebijakan Strategis Penyelesaian Studi Mahasiswa. Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika Dan Komputer), 22(2), 401–413.

Permatasari, M. A., Suprapto, Y., Setiawan, D., & Setyowati, D. L. (2021). Implementasi interaksi sosial dan kearifan lokal dalam konservasi lingkungan Kampung Sasirangan Banjarmasin. Jurnal Kawistara, 11(2), 143–155.

PRASISTA, B. I. P., Suryawardani, I., & SURYAWAN, W. A. (2020). Respon terhadap Otentisitas: Tanggapan Wisatawan Asing terhadap Unsur-unsur Budaya dalam Tiga Hotel Internasional di Bali. JURNAL KAJIAN BALI (JOURNAL OF BALI STUDIES) Учредители: Universitas Udayana, 10(1), 139.

Putra, I. G. B. N. P., Jayawarsa, A. A. K., Maharani, I. A. D. P., & Setiyawan, P. A. (2021). Pemberdayaan usaha kerajinan anyaman bambu karya kelompok usaha ibu-ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli. International Journal of Community Service Learning, 5(2), 136–144.

Qudrotulloh, H. M., Sumarsih, E., Nuryaman, H., Mutiarasari, N. R., & Hardiyanto, T. (2022). Persepsi petani muda terhadap wirausaha di sektor pertanian (kasus pada petani muda di desa tenjonagara, kecamatan cigalontang, kabupaten tasikmalaya). AGRITEKH (Jurnal Agribisnis Dan Teknologi Pangan), 2(2), 124–135.

Redjo, P. R. D. (2022). Analisis Dampak Covid 19 Terhadap UMKM di Kabupaten Timor Tengah Utara. Monex: Journal of Accounting Research, 11(01), 61–65.

Rukmana, A. N., Aviasti, A., Supena, A. N., & Amaranti, R. (2025). Meningkatkan Daya Saing Pengrajin Alas Kaki Melalui Pelatihan Pengembangan Produk dan E-Commerce. Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 8(4), 788–797.

Sánchez-Medina, P. S., Díaz-Pichardo, R., & Guevara Flores, J. S. (2023). Gender and satisfaction of basic psychological needs: an exploratory study of pottery crafts in Latin America. Entreciencias: Diálogos En La Sociedad Del Conocimiento, 11(25).

Sanuri, S. (2020). Pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal masyarakat dengan pendekatan outcome mapping. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 7 (2), 101–114.

Sembiring, A. A., Sriwarno, A. B., & Widiawati, D. (2020). Pengembangan Produk Raga Dayang Menjadi Tas Rotan Kontemporer. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(1), 15–21.

Seran, E. Y., & Mardawani, M. (2020). Kearifan Lokal Rumah Betang Suku Dayak Desa Dalam Perspektif Nilai Filosofi Hidup (Studi Etnografi: Suku Dayak Desa, Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai). JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 28–41.

Suharson, A. (2024). Regenerasi Pengrajin Gerabah Perempuan di Pundong, Kasongan, dan Bayat dalam Mempertahankan NilaiNilai Kearifan Lokal Budaya Jawa. Panggung, 34(1), 28–45.

Vuspitasari, B. K., Deffrinica, D., & Siahaan, S. V. B. (2021). Menggali Peluang Ekonomi Kreatif Melalui Potensi Desa Suka Maju Kabupaten Bengkayang. Sebatik, 25(1), 181–187.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.

Widiastini, N. M. A., Rahmawati, P. I., & Arsa, I. K. S. (2023). Menjaga Keberlanjutan Produk Lokal dan Keuangan Keluarga: Peran Perempuan Sebagai Penganyam Bambu di Desa Sidetapa Buleleng Bali Utara. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(1), 153–177.

Yuliarmi, N., & Marhaeni, A. (2020). Eksistensi Industri Kecil Kerajinan Kuningan Di Kabupaten Klungkung. JURNAL EKONOMI KUANTITATIF TERAPAN Учредители: Universitas Udayana, 311.

Zazilah, A. N., & Mecha, I. P. S. (2021). KELANJUTAN EKSISTENSI KERAJINAN BAMBU DESA GINTANGAN DENGAN MODEL MATEMATIKA SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA BANYUWANGI. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 8(1), 18–24.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Hilmiyatun, Haqiqah, B. G., Arifin, Z., Ramadani, A., Zuniardi, A., & Janhurrahmi, N. (2025). The Stagnation of Weaving Artisans: Uncovering the Causes of Minimal Youth Involvement in Loyok. Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research, 3(1), 185-196. https://doi.org/10.5281/4mdw6493