Governance Gaps in Managing Tourism Potential: A Case Study Of Loyok Village, East Lombok Regency
DOI:
https://doi.org/10.5281/5q3ez161Keywords:
Tourism village, bamboo handicrafts, institutional arrangements , cultural tourism, community empowermentAbstract
Downloads
References
Achsa, A., Verawati, D. M., & Hutajulu, D. M. (2024). Strategi pengembangan desa wisata
berkelanjutan di Kabupaten Magelang. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 5(2), 221–236.
Akbar, R., Supriyono, B., & Domai, T. (2022). Collaborative governance dalam
pengembangan Desa Wisata Gubugklakah Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 8(2), 170–177.
Alfian, M., & Harimurti, Y. W. (2022). Pemberian Kewenangan Pemerintahan Desa Dalam Mengelola Desa Wisata Melalui Peraturan Desa. INICIO LEGIS, 3(2), 162-175.
Al Fajri, D. N. A. (2019). Peran Stakeholder Dalam Upgrading Industri Pariwisata Melalui Desa Wisata (Studi Kasus: Pengembangan Desa Wisata Kembangarum Dan Desa Wisata Kasongan. Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan, 11(1).
Anugrah, F. F., Salahudin, S., & Nurjaman, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam
pengembangan pariwisata lokal: Sebuah kajian pustaka terstruktur. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 6(4), 775–789.
Aryaningtyas, A. T., Suwarti, S., Wuntu, G., Putriningsih, T. S. L., & Putri, A. L. (2025).
Optimalisasi produk lokal sebagai daya tarik Kampung Wisata Pakintelan Semarang. Jurnal Kajian Ilmiah, 25(1), 77–90.
Astiti, A. A. E. P. D. (2025). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata
Bayan di Kabupaten Lombok Utara. Journal of Responsible Tourism, 5(1), 513–526.
Bellanov, A., Nurhayati, L., & Valentino, T. (2024). Inovasi perancangan alat irat bambu
sebagai bentuk dukungan pelestarian produk anyaman di Trenggalek. Abditeknika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–7.
Diwyarthi, N. D. M. S. D., Pratama, I. W. A., & Made, D. (2024). Kolaborasi pentahelix
dalam penguatan pengelolaan event budaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan: Studi kasus event Mekotekan di Desa Wisata Munggu. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS), 7(1), 34–41.
Dwi, I. G. N. A. K., Bethany, L., & Smith, O. (2024). Empowering tourism communication
for sustainable village development. Startupreneur Business Digital (SABDA Journal), 3(2), 123–130.
Ferdian, F., Zahari, M. S. M., Abrian, Y., Wulansari, N., Azwar, H., Adrian, A., Putra, T.,
Wulandari, D. P., Suyuthie, H., & Pasaribu, P. (2024). Driving sustainable tourism villages: Evaluating stakeholder commitment, attitude, and performance—Evidence from West Sumatra, Indonesia. Sustainability, 16(14), 6066.
Fitri, S. E., Pranasari, M. A., Indarti, D. M., Savira, E. M., Andari, T. L., Aprilani, T. L., Utami,
K. J., Putri, N., Manoby, W. M., & Putra, I. (2023). Illuminating tradition through innovation: Transforming traditional woven tourism in smart tourism in Central Lombok Regency. Jurnal Bina Praja, 15(1), 207–220.
Ginting, G., Janita Dewi, I., Maesaroh, I., & Maria, M. (2023). Development concept and strategy for creative tourism of community-based tourism destinations in Yogyakarta. Ilomata International Journal of Management, 4(1).
Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., Yamin, M., & Runtiko, A. G. (2024). The role of
community-based tourism in sustainable tourism village in Indonesia. Revista de Gestão Social e Ambiental, 18(7), 1–24.
Hartabela, D., & Ardiansyah, M. (2023). Peningkatan produksi kerajinan bambu kelompok
masyarakat Desa Muara Putih, Natar, Lampung Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB), 2(2), 175–180.
Irwansyah, M. R., Rustini, N. K. A., Wulandari, P. R., Yasa, I. N. M., & Saskara, I. A. N.
(2023). Analysis of sustainability of bamboo handicrafts: Investigation of welfare and its supporting variables. E3S Web of Conferences, 440, 7001.
Kemp, M., Giampiccoli, A., & Dłużewska, A. (2024). Boosting civic capacity: Using sociall
oriented business models in community-based tourism. Studia Periegetica, 46(2), 33–58.
Kusumah, A. H. G. (2024). Breaking down the barriers: Rethinking government’s role in
Indonesian tourism destination development. Society, 12(1), 50–60.
Mahmuddin, M., Fadhilah, N., Aprilani, P., & Hanafi, M. H. (2024). The role of creative
economy in improving the welfare of local communities: Case study in tourism area. Oikonomia: Journal of Management Economics and Accounting, 2(1), 1–10.
Muhamad, M., Sopjan, D., Budiani, S. R., Chamidah, N., & Kardiyati, E. N. (2022). Pengaruh Bumdes dalam Pengembangan Sistem Aksesibilitas Industri Kreatif, Seni dan Budaya Menuju Desa Wisata Mandiri Berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Umat, 1(2), 101-109.
Meliana, M., Akbar, G. G., & Kania, I. (2025). Multi-stakeholder collaboration in the
development of tourism villages in Garut Regency: Collaborative governance approach. Jurnal Toursci, 2(4), 319–331.
Mubarok, M., & Hertati, D. (2023). Strategi pengembangan desa wisata rintisan oleh badan usaha milik desa (BUM Desa) di Desa Wisata Pandanrejo. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 11(1), 69-82.
Nandika, I. K., Koeswiryono, D. P., & Praminatih, G. A. (2023). Pengaruh kualitas pemandu
wisata lokal terhadap tingkat kepuasan wisatawan. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 2(6), 1320–1325.
Novandi, H. R., & Adi, I. R. (2019). Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ijen Lestari sebagai
inovasi pelayanan publik untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui community-based tourism. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 20(1), 5–18.
Prasista, B. I. P., Suryawardani, I., & Suryawan, W. A. (2020). Respon terhadap otentisitas:
Tanggapan wisatawan asing terhadap unsur-unsur budaya dalam tiga hotel internasional di Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 10(1), 139–160.
Purnaweni, H., Prabawani, B., & Roziqin, A. L. I. (2019). Politics and business: The policy
on tin mining in Bangka. International Journal of Business and Economic Affairs, 4(3), 133–139.
Purnomo, S., & Purwandari, S. (2025). A comprehensive micro, small, and medium
enterprise empowerment model for developing sustainable tourism villages in rural communities: A perspective. Sustainability, 17(4), 1368.
Putra, I. G. B. N. P., Jayawarsa, A. A. K., Maharani, I. A. D. P., & Setiyawan, P. A. (2021).
Pemberdayaan usaha kerajinan anyaman bambu karya kelompok usaha ibu-ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli. International Journal of Community Service Learning, 5(2), 136–144.
Putri, N. M. A. S., Purnamaningsih, P. E., & Supriliyani, N. W. (2024). Collaborative
governance dalam pengembangan Desa Wisata Pinge Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. Business and Investment Review, 2(1), 47–57.
Roadkasamsri, V. (2024). Exploring the intersection of sustainable design and cultural
heritage: Enhancing community enterprise through product innovation in bamboo basketry using post-harvest sugar cane leaves. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(16), 6097.
Rochman, N. (2016). Model pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Jurnal Equilibria Pendidikan, 1(1).
Rosalina, P. D., Dupre, K., Wang, Y., Putra, I. N. D., & Jin, X. (2023). Rural tourism resource
management strategies: A case study of two tourism villages in Bali. Tourism Management Perspectives, 49, 101194.
Rusmana, O., Saefullah, M. A. S., & Sudayat, R. I. (2024). Pengembangan potensi desa
wisata melalui gerakan masyarakat sadar wisata: Di Desa Wisata Margacinta, Pangandaran. Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism, 5(2), 144–152.
Sandrio, L., Hutagalung, S., Rudiyanto, R., & Seran, M. Y. (2024). Penguatan
kelembagaan dan tata kelola Pokdarwis Ceria di Desa Wisata Wae Lolos. Jurnal Abdimas Pariwisata, 5(2), 7–15.
Septemuryantoro, S. A. (2021). Potensi Desa wisata sebagai alternatif destinasi wisata new normal. Media Wisata, 19(2), 186-197.
Setiawati, B., & Suparti, H. (2024). Kapabilitas pemerintahan desa dalam collaborative
governance. PubBis: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 8(1), 39–49.
Setyowati, D., Rindarjono, M. G., & Tjahjono, G. A. (2023). Analisis perubahan perilaku
ekonomi masyarakat sebagai dampak pengembangan wisata berbasis masyarakat (Studi kasus penggerak wisata Desa Candirejo) tahun 2022. GEADIDAKTIKA, 5(1), 91–101.
Subadra, I. N. (2025). CULTURAL TOURISM: Global Perspectives on Heritage, Communities, and Sustainable Futures. Denpasar: YAGUWIPA.
Subadra, I. N. (2025). Rahasia Mempublikasikan Penelitian Kualitatif pada Jurnal Internasional Bereputasi: Pengalaman Empiris dari Penulis Sukses. Denpasar: Yaguwipa.
Subadra, I N. (2024). PARIWISATA BERKELANJUTAN: Teori dan Praktik. Denpasar: YAGUWIPA.
Subadra, I. N. (2019). Alleviating poverty through community-based tourism: Evidence from Batur natural hot spring water–Bali. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 8(5), 1-22.
Sukaris, S., & Kirono, I. (2025). Digital transformation for sustainable village tourism. Jurnal
Manajerial, 12(1), 108–124.
Sulistyo, A., Christyanta, D., Suharyono, E., Rahmawati, A., Mahanani, S., Djamil, F. D., &
Kristianto, D. A. (n.d.). Konsep ecotourism dalam menciptakan pariwisata berkelanjutan.
Sutomo, Y. A. W., Sianipar, C. P. M., Hoshino, S., & Onitsuka, K. (2024). Self-reliance in
community-based rural tourism: Observing tourism villages (Desa Wisata) in Sleman Regency, Indonesia. Tourism and Hospitality, 5(2), 448–471.
Syarifah, R., & Rochani, A. (2021). Studi literatur: Pengembangan desa wisata melalui
community-based tourism untuk kesejahteraan masyarakat. Kajian Ruang, 1(1).
Telaumbanua, A., Siahaan, A. Y., & Amin, M. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan. PERSPEKTIF, 12(1), 212-225.
Tohani, E., & Sugito, S. (2019). Innovation needs, social capital, and learning process of batik craftsmen. Jurnal Economia, 15(1), 17-33.
Tresiana, N., & Kartika, T. (2024). Developing a model for sustainable traditional tourism
village. International Journal of Sustainable Development & Planning, 19(6).
Wiryantini, P. R., Subadra, I. N., & Sudiarta, M. (2022). Pengembangan Desa Wisata Sambangan Di Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 6(1), 192-203.
Wu, P., Goh, H. C., & Hussin, H. (2025). Stakeholders’ perspectives of intangible cultural
heritage tourism: A systematic review. Journal of Hospitality and Tourism Management.
Yang, N., Zang, X., & Chen, C. (2022). Inheritance Patterns under Cultural Ecology Theory for the Sustainable Development of Traditional Handicrafts. Sustainability, 14(22), 14719.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan
konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 83–91.
Yunikawati, N. A., Puspasari, E. Y., Sayekti, P., Pratama, A. Y., Haslina, N., Simamora, R. I. D., & Ramadhani, S. (2024). Sustainable Tourism Development Strategy through Cultural and Heritage Tourism Attractions. In Proceedings of the 4th International Conference on Economic, Management and Accounting (ICEMAC 2023) (Vol. 286, p. 184). Springer Nature.
Zaenuri, M., Musa, Y., & Iqbal, M. (2021). Collaboration governance in the development of natural based tourism destinations. Journal of Government and Civil Society, 5(1), 51-62.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amrullah, Muhammad Arif Febrian, Zainul Abidin, Faris Yoga Pratama, Baiq Nadia Tiara Rizki, Nely Harfina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












